ADU PENALTI-BATU SANDUNGAN TIM-TIM UNGGULAN

Jakarta, “Adu penalti ibarat lotre.” Demikianlah komentar dua kiper ternama Iker Casillas asal Spanyol dan Gianluigi Buffon asal Italia. Hal tersebut diyakini benar adanya karena dua kiper tersebut pernah mengalami keberhasilan dan kegagalan ketika tim mereka melakoni sebuah babak penuh drama yang disebut sebagai “adu penalti”

Tak terkecuali di Game Gokickoff (GKO) ini. Ketika sebuah turnamen (World Cup, World Champion Cup, dan Cup) diselenggarakan, adu penalti merupakan bagian yang akan dilalui setiap tim bila mereka bermain imbang dengan lawannya selama 120 menit waktu normal.

TIM LEBIH LEMAH KERAP MENANG ADU PENALTI

Senyum dan kekecewaan merupakan reaksi spontan dari para gamer saat tim mereka menang atau kalah dalam adu penalti. Namun uniknya dari beberapa kejadian adu penalti, penulis berpendapat bahwa tim-tim yang lebih lemah kerap lebih beruntung memenangkan pertandingan melawan tim-tim yang lebih kuat. Sebagai contoh di Turnamen Cup GKO Indonesia musim 5, Terima Kasih yang merupakan Juara Top Level musim lalu harus mengakui keunggulan CherryBelle tim yang pada musim 5 menduduki peringkat 15 di liga D-17 dengan skor 3-4. Sedemikian berangnya Manajer Bagus sampai mengatakan “Game Random 1,000%!!!! Not Fair dalam kotak komentar pertandingan kala itu.

Hal serupa juga dialami tim Top Level lainnya FC Bertocaline yang kalah 1-2 melawan Sunsines United, tim peringkat 7 di liga D-13 musim 5.

Dan yang masih segar dalam ingatan adalah pada World Cup U-21 yang baru lalu di mana tim U-21 Indonesia kalah menyesakkan 3-4 dalam adu penalti melawan Belgia, tim yang kala itu memiliki peringkat internasional di bawah Indonesia.

TAK ADA TIPS KHUSUS UNTUK ADU PENALTI

Berdasarkan contoh-contoh tersebut rasanya tidak berlebihan bila adu penalti dianggap sebagai batu sandungan bagi tim-tim unggulan. Dalam petunjuk permainan game GKO ini memang disebutkan bahwa pemain dengan setpiece, finishing, dan technique terbaik punya tingkat keberhasilan besar pada waktu mengeksekusi tendangan penalti. Sebaliknya kiper dengan positioning, reflex dan decisions mumpuni akan berpotensi besar menggagalkan eksekusi tendangan penalti lawan. Namun kenyataannya “faktor keberuntungan” tampaknya masih berperan lebih besar dalam sebuah turnamen atau kejuaraan yang tidak mau menerima hasil draw atau imbang.

Menyikapi keadaan tersebut seorang gamer mengusulkan kepada admin GKO agar menambah fitur 5 penendang penalti pada menu Tactics bagi setiap tim yang sedang menjalani turnamen(http://forum.gokickoff.com/index.php?topic=6169.msg67759#msg67759) namun sejauh ini belum mendapat respon dan tindaklanjut yang diharapkan.

Kita berharap di kemudian hari sistem GKO akan membuat penyesuaian yang signifikan yang memungkinkan adu penalti menjadi lebih fair yang tidak hanya ditentukan oleh faktor keberuntungan semata. Mari kita nantikan bersama.

Posted by: Robert Jarwanto

3 thoughts on “ADU PENALTI-BATU SANDUNGAN TIM-TIM UNGGULAN

  1. Benar apa yang dikatakan bro Robert…Timnas indonesia beberapa musim lalu juga harus kalah lewat drama adu pinalti di perempat final melawan Nedherland dengan skor 4-3 pada hal pertandingan hampir sepenuhnya dikuasai timnas yang akhirnya pada semifinal Nedherland juga kalah mencolok 0-3 di semifinal yang pada saat itu level kita di GKO diatas mereka…sehingga kita hanya menempati peringkat 4 besar GKO worldcup.

  2. Satu hal yang dapat dilakukan tim-tim unggulan khususnya adalah mengatur perubahan taktik antara menit 90-120(babak ekstra time), demi memperoleh peluang menghindari adu penalti. Sebaliknya tim-tim yang tidak diunggulkan silakan memperkuat lini pertahanan di menit-menit krusial demi mempertahankan kedudukan draw karena kelihatannya peluang tim anda untuk menang adu penalti lebih besar. (ini hanya pendapat pribadi yg bersifat netral/tidak memihak) selamat mencoba🙂

Komentar

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s